Archive for 2012

winning update 2012/2013


.

Update Terbaru : Option File Winning Eleven 9 November 2012

Neh ada Update lagi File Winning Eleven 9 terbaru Jelang Musim 2012/2013, Salah satunya Robin Van Persie yang udah pindah ke Manchester United juga sudah ada

Daftar Pemain Yang Update Transferan pindah klub 2012/2013 yang ada di update Winning Eleven 9 november  ini antara lain:


dan masih banyak lagi transfer pemain yang terupdate di file option dari Andri Muslim bulan ini.

Update Winning Eleven Musim Transfer 2012-2013
  • Hulk Porto - > Zenit
  • Owen MU-> Stoke city
  • Karagounis -> fulham
  • Cris Galatasaray -> Lyon
  • van der wiel ajax -> Psv
  • lassana diarra R Madrid -> Anzhi M
  • Update Winning Eleven 9 Terlambat.info
  • Ibra, Silva Milan -> Psg
  • Viviano Palermo -> Fiorentina
  • Borja Valero Villareal -> Fiorentina
  • Isla, Asamoah Udinese -> Juventus
  • Pogba MU -> Juventus
  • Milos Krasic Juventus -> Fenerbache
  • Shinji Kagawa Dortmund -> MU
  • Handanovic Udinese -> Inter
  • Silvestre Palermo -> Inter
  • Oscar Internacional -> Chelsea
  • Hazard Lille -> Chelsea 
  • Marin W Bremen -> Chelsea
  • Zapata Villareal -> Milan
  • Taye Taiwo Milan -> D Kyev
  • S Cazorla Valencia -> Arsenal
  • Lukas Podolski Koln -> Arsenal
  • Robin Van Persie Arsenal -> MU
  • Bosingwa chelsea -> QPR
  • Saha Totenham -> Sunderland
  • Jack Rodwell Everton -> M City
  • Ryo Myaichi Arsenal -> Wigan
  • Joe Allen Swansea -> Liverpool
  • Azpilicueta Marseille -> Chelsea
  • A Pereira Porto -> Inter
  • Walter Argano Napoli -> Inter
  • A Cassano Milan -> Inter
  • Samuele Longo Inter -> Espanyol
  • G Pazzini Inter -> Ac Milan
  • Bojan Krkic As Roma -> Milan
  • Luka Modric Totenham -> Madrid
  • Nuri Sahin Madrid -> Liverpool
  • V Moses Everton -> Chelsea
  • Aquilani Liverpool -> Fiorentina
  • Adam Johnson Manc City -> Sunderland
  • Maicon Inter -> Manc City
  • Charlie Adam Liverpool -> Stoke City
  • Dany rose Totenham -> Sunderland
  • Nigel de Jong Manc City -> Milan
  • Julio Cesar Inter -> Qpr
  • Van der Vaart Totenham -> Hamburg
  • Nastasic Fiorentina -> Manc City
  • Savic Manc City -> Fiorentina
  • Hugo Lioris Lyon -> Totenham
  • Ze Eduardo Genoa -> Siena
  • Gaston Ramirez Bologna -> Southampton
  • Valter Birsa Genoa -> Torino
  • Saviola Benfica -> Malaga
  • Mesto Genoa -> Napoli
  • Roque Santa Cruz Manc City -> Malaga
  • Ibrahim Afellay Barcelona -> Schalke 04
  • Joey Barton Qpr -> Marseille
  • Ryan Babel Hoffenheim -> Ajax
  • Javi Martinez Athletic Bilbao -> Bayern Muenchen
  • Essien Chelsea -> Madrid
  • Dejagah Wolfsburg -> Fulham
silahkan klik link downloadnya..
http://www.ziddu.com/download/20906788/Optionfiepes5we9fixseason22012-2013.rar.html

EKSPRESI CINTA MASA MUDA : PACARAN


.


EKSPRESI CINTA MASA MUDA :
PACARAN ?!
1. Romantika dari Masa Ke masa
2. Ini Dia Fase Romantis itu!
Jatuh cinta
Pe de Ka Te
J a d i a n
Gaya Pacaran Generasi Extravaganza!
3. Masyarakat dan Legalitas Pre-marital sex

Bagian 2
EKSPRESI CINTA MASA MUDA: PACARAN ?!

1. Romantika dari Masa ke Masa
Dari jaman Baheula’ sampai sekarang yang namanya cinta
memang sudah ada. Kata Mashabi, rasa cinta pasti ada pada makhluk yang
bernyawa he..he.. Nggak ada salahnya ‘kan? Manusia terutama yang
memiliki cipta rasa dan karsa pasti jadi makhluk ciptaan Allah yang paling
bisa mengekspresikan cinta. Fase romantis selalu nangkring dalam sejarah
kehidupan seseorang. Bukan begitu ?
Kata A.H. Maslow dalam Teori Psikologi Humanistiknya, manusia
memiliki beberapa kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara bertingkat.
Seseorang akan berajnjak pada fase kebutuhan yang lebih tinggi ketika telah
memenuhi kebutuhan dasar yang sekarang. Kebutuhan fisiologis seperti
makan, minum, tempat tinggal, termasuk kebutuhan untuk mencintai serta
memberi dan menerima perhatian. Paling gampang dan wajar dalam kultur
masyarakat kita, perasaan cinta dan perhatian itu diberikan pada lawan jenis.
Sejarah selalu meninggalkan fase romantis dan cerita-ceritanya
yang terangkum apik. Bahkan sejarah “pembunuhan” manusia pertama yang
dilakukan anak pertama Adam, Qobil terhadap saudaranya habil juga
dilatarbelakangi ….CINTA!
Setiap peradaban memiliki cerita romantis baik yang luhur maupun
yang menjijikkan (seperti contoh kemesuman peradababn Yunani dan
Romawi di bab I).Mulai dari Rama –Shinta, Layla Majnun,Romeo-Juliet yang
mati konyol he..he.., Kisah Klasik Yunani-Romawi sampai cerita-cerita pop
masa kini. Cinta selalu menjadi inspirasi bagi karya-karya besar pujangga
ternama sekelas Gibran, misalnya. Ya… begitulah romantika dalam segala
bentuknya, gembira, suka, harapan, permusuhan selalu ada unsur cinta
disana, The power of Love, gitu judulnya lagunya Celine Dion.
Kita tidak sedang bicara salah benar tentang cinta dibuku ini .Namun
lebih pada merefleksikan diri terhadap perilaku diri sendiri dan perilaku
orang lain dan sekitar terhadap satu naluri fithrah bernama….CINTA! bukan
begitu ?

Cara pengekspresian cintanya kakek-nenek dan orang tua kita dahulu
mungkin berbeda dengan kita atau teman-teman kita sekarang. Betapa
dahulu, para orang tua cukup dengan pengekspresian yang lugu, penuh
dengan etika dan pertimbangan norma. Dalam setiap perilaku mereka
terhadap lawan jenis.
Apakah denga batasan-batasan itu mereka “kehilangan” fase romantis
mereka? Bukankah ekspresi yang tidak terumbar menjadi sesuatu yang justru
dapat dinikmati ? Menurut Hukum Gossen I , kenikmatan terhadap sesuatu
akan berkurang bila kita terus menerus memenuhi kebutuhan akan sesuatu
tadi. Ibarat haus, minum satu gelas aja udah nikmaaaat banget. Coba gelas
ke etiga, keempat, waaaah pasti sudah nggak pengen lagi. Nah lo! Ini baru
awalan, Friends!
@@@@@@@@@

2. Ini Dia Fase Romantis Itu !!!
Jatuh CINTA !!!!
Jatuh cinta berjuta rasanya…..
Siapa bilang jatuh cinta nggak bikin orang senang ? Apa yang paling asyik dirumpiin kalau nggak topik ini ? Semua orang juga pernah !
Fitrah, Neng ! Ini dia tahap pertama dari fase romantis seseorang (ABG,
remaja, bahkan nenek- kakek juga bisa!)

Kenapa Sih bisa jatuh Cinta ???
Jatuh cinta tuh nggak pilih-pilih datengnya. Nggak cuma sama rang yang sudah akrab sebelumnya, tapi juga sama makhluk yang kebetulan
lewat depan rumah atau tempat kost atau lebih parah sama orang yang
kebetulan ketemu di Mall ! Eleuh-Eleuh!
Orang bisa jatuh cinta karena penampilan fisik, cuantiiiik , akeeep.
Atau bisa juga karena kekaguman sama kepribadiannya. Ehmm….
Ini sih buat ABG jarang! Atau karena sering interaksi. Biasanya para aktivis
nih!



Nih Prosesnya Jatuh Cinta !
Pasti kalian pernah doong merasa kuch-kuch hota hai sama seorang
 (ngaku aja!) Pasti kalian ngalamin satu dari beberapa proses
dibawah ini. Kan udah dibilang katanyanya cinta muncul nggak pilih-pilih
tempat, ruang ,waktu.



First sight Love.
 Cinta pandangan pertama. Ini yang sering kejadian. Umumnya sih, sasaran pandanganya,ya.. wajah dong Dari mata turun ke hati katanya. Gombal banget ya… tapi memang kejadian !

Persahabatan .
Tak kenal maka tak sayang, tak saying aka tak cinta. Hhh… ya . gitu deh !
Ada lagi psikolog yang mengatakan , nggak ada persahabatan antara lawan jenis !
Emang betul . Mulanya biasa saja, suka ‘diskusi’-lah, Cuma temenan –lah, nggak ada apa –apa , kok! Lama-lama.. boleh juga nih! Hayooo ! Ngaku!!!

Prestasi .
 Ini jarang lho! Abis kan nggak semua orang punya prestasi.
Apalagi buat para ABG yang masih menganggap fisik itu nomer satu. Tapi, cewek-cowok pinter, smart biasanya memang keluar inner beauty atau inner handsomenya sendiri. Bangga doong naksir cewek-cowok berprestasi !
Glek!

Peran Pihak Ketiga.
 Dicomblangin! Hayooo! Siapa yang pernah ? Bisa juga karena nggak PD atau emang bener bener ‘dijodohin’ tapi kalau buat yang tujuannya baik sih ok
aja. Apalagi kalau pihak ketiga itu memang untuk tujuan yang mulia , menikah misalnya daripada yang ketiga setan ?
Kalau cuman ‘nemenin’ pacaran ? ntar dulu. Katanya siih.. cinta model beginian biasanya terpaksa, apalagi yang cumin iseng pacaran. He..he… Biasanya cinta para monyet Eh…cinta monyet modelnya beginian.


Peran Media.
Persis kaya’ dibahas dimuka . Biasanya dari chatting nih! Sama juga dengan surat-suratan. Dari sana jadi jatuh cinta! Eleuh-eleuh!

Peristiwa tak terduga.
Wha kak-kak! Ini sih sinetron banget, ya! Karena kesandung batu, mengalami sesuatu yang sama dan tak terduga he..he.. ditolongin, trus jatuh cinta!
Wah gampang sekali ,ya!
Itu tadi beberapa proses yang lagi jatuh cinta. Ada lagi!







Perilaku orang jatuh cinta.
Pernah liat kan ? atau pengalaman pribadi? Kalau udah jatuh
cinta, mulailah rajin cari info soal si Dia. Komentarnya juga macem-macem
dan kadang ennga’ pas : yang katanya si Itu kaya’ Gunawan-lah, Si A kaya’
Hua Ce Lai- lah. Kaum adam? Jangan salah ! mereka nyamainnya lebih
parah diem-diem suka ngerumpi katanya cewek itu kaya’ Shancai, Britney
atau Christina Aguillerra yang norak tapi (katanya) seksi ! Puih! Yang bener
aja ???!!!!
Orang jatuh cinta emang bener-bener aneh. Yang biasanya pake’ apa aja PD, pas lagi jatuh cinta malah jadi serba salah. Jadi senewen,
malu bahkan malu-maluin tingkahnya. Cuman dikasih senyum sekilas aja
(padahal yang punya senyum, sih cuman menganggap itu shodaqoh, nggak
lebih) senengnya bukan main. Apalagi kalau sampai direspon, diajak ngobrol,
walah ! pasti dipikiiiir sampai detil-detilnya. Sudah nggak peduli tadi
dibumbui atau rasa asli. Bener-bener, Deh!

Pe - De - K - Te
Ehmm…. Perasaan itu tadi (jatuh cinta) bisa jadi sama dengan
feeling-nya Sang Gebetan. Setelah berusaha gerilya, cari tau sana-sini,
pada tahap inilah dimulai usaha mandiri. Tahap ini yang membuat seseorang
jadi heroik. Gunung’kan kudaki, Laut kusebrangi, akan kugendong rembulan,
kukantongi bintang-bintang…. Ah, kalau bulan bisa ngomong ! (maka dia
akan ngomong : Gombal! Dibohongin luuuu!)
Istilah kerennya PeDeKaTe .Pendekatan. Apa yang beliaunya
suka pasti akan coba dirasa suka. Empati gitu. Emang sih menurut teori
manajemen cinta ( tau’ deh teori siapa) cinta itu bermula dari suka, simpati,
kagum, empati, cinta, ketergantungan (hiiiii…. Bisa juga jadi ‘menuhankan’).
Nah , di tahapan pendekatan inilah mulai ada khayalan, analisis perasaan
suka, Plan A ,Plan B buat bikin strategi paling jitu!
Bagi yang berani, pendekatan akan dilakoni secara
“pemberani”.Bicara terus terang sampai aksi gila-gilaan kalau perlu. Apalagi
dikomporin acara katakan Cinta yang ditayangkan RCTI. Mulailah atraksiatraksi penuh perjuangan PDKT berlangsung.Anehnya, yang paling norak justru yang paling sukses.
Gila! Malu-maluin kan ? Padahal cuma buat status yang boleh jadi nggak tahan lama sama sekali : PACAR !

Fase pendekatan-yang sarat dengan hal-hal terbalik inimemang
membuat orang nggak tanggung-tanggung. Perasaan empati itu
yang mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang sama dengan
sang pacar .padahal boleh jadi hal-hal itu bikin sebel sebelumnya. Atau bisa
jadi tiba-tiba jadi suka sama sesuatu yang bikin dia inget sama someonenya.
Yang diincar sama aja. Jadi mulai luluh. Kata DEWA
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta kepadaku /
Beri sedikit waktu biar cintadatang karena telah terbiasa….

Memang , cowok itu menurut psikologi, lebih bersifat agresif,
penakluk, pantang menyerah.sedang cewek kebalikannya, kalem, pasif. Tapi
jaman sekarang sepertinya sama saja, ya? Banyak cewek-cewek yang
berjuang mati-matian (muka tembok kalau perlu) untuk nyari perhatian dan
sekedar dapet ‘salam’ dari cowok gebetannya. Wadduh!
Wit ing trisno jalaran soko kulina .
Terjemahan bebasnya, tumbuhnya cinta karena biasa.
Karena tiap hari dikirimin salam, ultah dikasih hadiah yang imut , mo’ bobo’ di SMS-in ( pengalaman temen nih !) , ujian dipinjemin catetan, pulang dianterin, Valentinan di coklatin (he..he.. dikasih coklat maksudnya!) trus dikirimin kaset yang romantis abis! Pokoknya yang begitu-begitulah! Pantang menyerah.Kalau sudah begitu… Siapa yang tahaan godaannyaa????
Maunolak nggak enak (udah terlanjur banyak pemasukan, sudah baiiik banget,
pakai pasang tampang melas segala!). Mau diterima padahal engga’ selera
(kaya’ donat aja). Padahal terlanjur digosipin sana-sini. Suporter dan para
comblang juga nggak kalah semangatnya…. Udahlahh…jelek-jelek dia tajir
lhooo! Gitu komentar salah satu temen . (yang model begini, nih, pasti kalau
kalian jadian minta ditraktir! ) Ya udah… DITERIMA ! Yess!




JADIAN
Inilah moment penuh sejarah itu! Dimana sebuah janji diucapkan.
Tiga kata, judul lagunya Kafein. I love You, Abdi Bogoh ka Anjeun, Ana
Uhibbuki, dan lain-lain. Sukses PDKT, ada respon, jadian deh!
Mulai deh nyaingin jadi suami istri aja. Macam-macam ekspresinya.
Kata yang berpengalaman, orang jadian tuh seperti punya kedekatan
emosional, bumbunya ya.. romantisme lah! Kata teman, dia merasa
menemukan soulmate alias belahan jiwa (iddih segitunya!) karena ada ngedengerin curhat-curhatnya, nurutin maunya selama nggak yang ngeresngeres ( emang bisa ngasih jaminan ?) Mau ngertiin perasaannya (hik! Hik!)
Iya , deh! Cup! Cup!
Pasangan yang baru jadian, biasanya so cool banget. Manja, gandengan tangan. Persis di film-film India, Korea dan sinetron-sinetron
remaja kita yang having fun abis! (dasar generasi fun,food and fashion!)

Sudah bukan rahasia-rahasiaan lagi. Sudah punya status, Boo’ ! Si
A pacarnya Si B, Lhoo! Satatusnya P A C A R ! Cuma pacar.
Mulailah aktualisasi rasa cinta dan saling memiliki dua orang yang sedang kasmaran itu jadi konsumsi publik juga. Dari mulai bergandengan tangan, boncengan sampai mepet, dan berangkulan dimuka umum adalah gaya biasa. Toh, emang mereka pacaran kok! Biasa kan ? Gitu aja kok repot
(pakai dibuat buku segala!) Ini belum yang horor-horornya.

Aktualisasi rasa cinta dan saling memiliki seseorang yang dicintai
untuk mendapatkan perhatian dan penghargaan orang lain , menurut ilmu
psikologi, tercermin dari perilaku-perilaku orang yang sedang berbahagia itu.
Pegangan tangan atawa berangkulan dimuka umum seolah mengumumkan
bahwa mereka tak kan terpisahkan dan mengekspresikan cinta mereka yang
hebat. Saling menjaga dilambangkan dengan berusaha untuk tidak saling
menyakiti atau melukai perasaan pasangannya. Kalau salah satunya
ngambek , pasti deh yang lain uring-uringan buat nenangin ( alamak!) . Kalau
ketahuan ‘jalan bareng’ cewek atau cowok lain, mulailah janji berbusa-busa
untuk tidak mengulangilagi. Cemburu tanda cinta katanya. Lucu ya?? Emang
gitu katanya yang namanya bumbu pacaran, jadian.

Habis gimana lagi ? Pacaran sudah dinobatkan sebagai masa
indah dalam hidup manusia dalam masyarakat pada umumnya. Lihat saj,
sewaktu mereka merayakan hari ‘jadiannya’ . Rupa-rupa tingkahnya. Aada
yang dugem sampai pagi sama pacarnya, ada yang dinner pakai dua lilin

(sok seleb and sok Barat), ada yang gila sekaligus horor kaya’ kisah Bandung
lautan Asmara (pada ngerti kan?) . laha wong katanya kalau tahu-tahu nikah
justru bikin tanda tanya, je! Jamaknya ya, runtang runtung dulu, pacaran
dulu. Atau kalau sudah dilamar ya.. pengkondisian dulu… gitu. Maaf lho, yang
kesindir..emang sengaja.
Begitulah…. Aktifitas baku syahwat bertajuk pacarnpun dimulai.Satu tahun duatahun….dan seterusnya.

Gaya Pacaran generasi Extravaganza!
Ini dia biangnya! Generasi bebas hambatan. Mau apa juga terserah. Mau slonong sana-sini nggak pa-pa udah jadi pacar. Mau dilarang ortu ? backstreet!
Simak aja sok! Tapi inget Friend, ini bukan untuk kalian nebak orangnya ya! Get a learn aja ! Ambil ibroh/ pelajarannya.

Cewek itu datang sambil teriak histeris , “ZIR ( nama akrab penulis, red)
gimana doong gue takut pregnant ! Gue belum
haidh !” Ups! Memang kenapa si  “TAM”??? Setelah agak tenang aku biarin aja dia cerita.
Ternyata , si TAMI itu melakukan hubungan badan sama pacarnya secara nggak
sengaja waktu mereka berdua aja disebuah ruang UKM(dikampus ini!)
Nggak sampai horor . Cuma lepas baju atas aja ! ha?!!! Dan ini yang kedua kalinya!
Besoknya, belum habis saya mikir teriakan histeris dan cerita horornya kemarin.
 E… dia udah cengar-cengir ‘ Zir, nggak kejadian! Alhamdulillah ya, zir!” ha?! Alhamdulillah ? untuk perbuatan kaya’ gitu ? Saya cuman senyum kecut. Bayak
taubat sajalah kau!

Kurang lebih seminggu setelah itu. Saya melihatnya gontai. Saya tanya kenapa; jawabnya : Gue diputusin kemarin, zir!
Dia pacaran sama cewek lain. Glek! !!!!

Temanku itu duduk sejurus dengan kursiku.
Bajunya Full Pressed Body dan saat dia membungkuk maka aku bisa
membayangkan bagaimana perasaan sebagian besar kaum adam yang tadi duduk dibelakangnya.
Kebetulan aku ada acara setelah kuliah maka aku tetap disana. Setelah ruangan agak sepi , pacarnya datang , basabasi sebentar dengan beberapa teman, lalu dia menghampiri temanku (cewek) . Disorongkannya tubuhnya ke depan pacarnya sambil memainkan anak rambut temanku.
Setelah itu mereka berangkulan sambil berlagak sok romantisromantisan.
Udah lama nunggunya ? gitu kata pacarnya.
Aduh! Mereka bebenah Berangkulan, melirikku sebentar , lalu melenggang. Ini di kampus! Bukan di kafe atau di diskotik !

Zir, temen saya, itu pacaran sama temanmu, lho! Untung.. aku ga’ gitu kenal sama itu cowok meski tau orangnya. Bla! Bla! Ujung-ujungnya si budhe ini khawatir karena pacar anaknya itu sepertinya menjauhi anaknya. He..he..
Si Budhe ini khawatir kalau-kalau mereka tuh nggak jadi nikah. Atau calon mantunya itu punya pacar lain. Gelagatnya
itu lho, zir kata si Budheitu lagi. Hmm….lanjutnya, “Gimana ya, zir, lha wong kalau nggak boleh pacaran katanya orang tua kuno, kalau pacaran kokkaya’ gini.
Saya kan sebagai pihak perempuan khawatir,malu tho kalau nggak jadi nikah ” ……
Kaya’ gitu deh kebanyakan ortu sekarang… kebo nyusugudhel kata orang Jawa.
Ortu nurutin maunya anak! Nggak berdaya!

Gue pacaran sama dia udah empat tahun. Kita awalnya cuman temenan kok. Tapi ya, gitulah gue depend on samadia akhirnya. Sebenarnya kita komitmen cuman sebatasdeep kiss aja, tapi lama-lama ga’ betah juga.
Apalagi kitasering barengan. Trus kita lanjut ke petting dan seterusnya.ga’ ada yang coba ngingetin komitmen itu diantara kami. Aku pikir , kita sama suka kok! Resiko bisa ditanggung bareng.

kka ,Nazir  gimana sih biar kita bisa jaga diri? Habis ,- sebenarnya- aku malu lho Mbak. Aku tuh udah pernah Kecanduan waktu SMA. Sekarang aku mau balik jadi anak baik-baik susah karena pacarku juga ngerti kalu aku pernah make’ . Swear deh mBak aku pengen jadi lebih bisa nahan nafsu. Yang lebih bikin malu, aku sering diejek sama mantan pacarku itu didepan temen-temennya: Ini nih udah pengalaman fly dan yang lain….ha..ha..! Kok dia tega ya, kak! Aku nggak tahan lho, kak!

Alah.. menurut gue ,sih pacaran asal nggak macem-macem boleh aja. Emang mau tau-tau nikah ? kaya’ jaman kuno aja.

Cewek agresif tuh lebih asyik buat temenan. Tapi kalau buat pacaran sih.. nggak terlalu asyik karena mereka pemberontak, biasanya asyik tuh pacaran sama cewek
yang kalem, nurutan, nggak macem-macem, tapi kalau pacaran sama cewek telmi males juga .
 Cewek agressif tuh, asyik buat kongkow, gaul, tapi kalau emang selera ya..
jadiin aja pacar. (komentar, JP, Deteksi: cewek Agre Vs Cewek kalem, pilih mana?)

Perilaku seks kaum muda metropolis jakarta, Surabaya, dan juga kota-kota semacam Jogja, bandung mengkhawatirkan. Bukan hanya di Jakarta Undercover, tapidi Surabaya hal-hal seperti layanan-layanan seks bebas, tarian-tarian erotis, sudah dikonsumsi oleh banyak eksekutif muda…. (JP, 2003)

Komunitas Lesbian semestinya tidak dikucilkan. Kami mencoba berjuang untuk mempertahankan eksistensi kami (kaum Lesbian) lewat situs-situs semacam ini (suaraSrikandi) kami sering lakukan hal-hal yang positif bersamasama.
Mungkin beda dengan teman-teman Gay yang lebih sering tersorot kehidupan glamournya. (nn, JP )

……….Dalam setiap pertemuan-pertemuan anti pornografi, yang sering tidak datang adalah komunitas non-muslim. Terutama nasrani. Mengapa ? karena mereka pikir, toh yang banyak jadi korban juga orang-orang muslim, anak-anak muda muslim, kok! Mereka serang anak-anak muda kita lewat kultur, mereka jadikan remaja-remaja muslim malu dengan simbol-simbol atau identitas muslim. Inilah startegi mereka lewat food, fun (kesenangan, gengsi) dan fashion yang membuat para muda-mudi enggan menutup auratnya.
Sayang terhadap bahaya ini kita terlelap.Sementara misimisi perusakan aqidah terus kita nikmati dan menghadang didepan pintu rumah kita lewat budaya , kesenangan,
pergaulan bebas….( ceramah seorang ustadzah, mantan biarawati)

Udah ngerti kan gimana parahnya ? itu cuman sekilas komentarkomentar
dan potongan cerita. Banyak yang menganggap perilaku seks bebas bahkan dengan sejenis itu biasa aja. Mereka termakan liberalisasi seks yang dibawa ke Indonesia dan negara-negara muslim.
 Dan kalau kita cermati semua misi PACARANISASI dan free-sex diselipkan disemua aspek yang disukai remaja .Seperti yang diulas dimuka … semua mempengaruhi gaya remaja kita dalam pacaran dan bergaul dengan lawan jenis. Lewat majalah, film, VCD, gaya hidup, permakluman pacaran-nikah beda agama. Semua kecenderungan menjijikkan dalam urusan gaul bebas dan free sex ini dilakukan kaum remaja tanpa tanggung-tanggung! Setelah jam
sekolah, nggak cumin ‘buku ini aku pinjam’ kaya’ lagunya Iwan Fals, tapi
sudah meminjam semuanya dari sang pacar. Sex abis kuliah ngeri lagi! Para
Mahasiswa-mahasiswi sudah mulai berani memanafaatkan tempat kost
mereka sebagai tempat memadu kasih sebelum menikah dengan segala
kebebasannya. Dan.. lagi-lagi aktivitas bertajuk PACARAN lah sebagai
terdakwa dalam merusak kefitrahan naluri manusia yang semestinya terjaga!
@@@@@@@@@












3.Masyarakat dan Legalitas Pre-marital Sex
jangan bicara moral sebab masyarakat kita kini hanya
mengenalnya lewat buku-buku.dan anak-anak muda hanya mengenalnya
lewat PMP dankini lewat para aktris-dan aktor
Jangan bertanya mengapa para gadis dan perjaka mengumbar
auratnya .tapi tanyakan bagaimana para orangtua mereka dahulu
bertatakrama (aku, dalam sebuah perenungan)
########

Masyarakat kita tidak lagi memiliki kontrol yang jelas terhadap
pergaulan remaja. Semua nilai hancur karena gaya hidup telah terpola
dengan standar fun, food and fashion; sex, sport and song . Semua
standar kehidupan dan perilaku adalah gengsi.

Seks sudah menjadi komoditi sehari-hari remaja dan orang tua.
Single dan yang sudah berkeluarga. Ruang-ruang privacy tentang seks
dibuka lebar dengan alasan pendidikan. Siapa yang untung? Tentunya para
pemodal-pemodal besar. Industri hiburan dan semua yang biasa menjadikan
masyarakat sebagai objek mengeruk keuntungan.
Masyarakat kita melegalkan perilaku seks sebelum menikah
sebagai permakluman atas perilaku modern. Mungkin tidak bagi orang
perorang dan keluarga yang faham terhadap Islam , tapi berapa persen ?
hanya sekitar 10 % dari kaum Muslim yang faham dien . Masyarakat kita
yang lain? Yang dalam agama dan keyakinan mereka tidak ada larangan
bergaul campur baur, tidak ada larangan memakai baju terbuka dan
memajang aurat? Anggota masyarakat yang mendengung-dengungkan
kebebasan masa muda dan mencekoki remaja dengan serbuan cerita-cerita
khayal dan memposisikan ajaran Islam dan simbol-simbolnya sebagai hal
yang kuno, ndeso , kumuh dan kampungan di sinetron-sinetron ? Artis-artis
yang memanfaatkan moment-moment keagamaan sebagai ajang menebus
perilaku dan penampilan mesum mereka?

Umat Islam dan masyarakat pada umumnya dirusak dengan
menggunakan para manusia badut dan semua saran-saran kebebasan dan
kesenangan. Mirisnya, badut-badut dan antek musuh Islam itu tak jarang
adalah orang-orang Islam sendiri. Yang mau menukar dan menggunakan
status muslimnya dengan materi. Yang malas belajar islam dengan sepenuh
hati sebab ‘takut’ akan kesempitan materi dan “pengekangan’ perilaku .
Mari kita lihat komentar-komentar beberapa publik figur
dibeberapa tabloid dan media massa tentang pre marital sex :
Bagi gue sih kaya’ gitu biasa aja. Gue kissing sama pacar gue pas usia SMP
cuman buat pengalaman aja. Nggak sampai deep kiss kok.Baru pas Lulus SMU
gue berani (HAI, 2000)



Bagi gue sih asal dilakuin dengan tanggung jawab It’s oke. Keluarga gue sih
demokratis. Mama gue single parent kan ? jadi deket. Gue udah pernah
ngelakuin sama pacar gue pre-marital sex. Trus gue bilang ke mama. Mama
cuma bilang yang penting gue tanggung jawab sama apa yang gue pilih dan gue
lakuin (HAI, anak artis, desainer)

Gue ngertilah soal itu .tapi buat ngelakuain enggak deh. Gue pikir kaya’ gitu
tetep harus after married ( and, WI)

Nikah muda itu banyak resikonya, mendingan pacaran dulu aja,sampai
siap secara mental dan fisik. Asal pacarannya sehat dan tidak terlalu
jauh, kan nggak pa-pa… (seksolog)

Awalnya gue Cuma dry kiss aja (cium pipi) , trus berlanjut ke wet kiss (cium
bibir) . Abis gitu , gimana, ya.. aku tuh sering petting sama yayangku, aku
intercourse penuh pas semester satu. Dosa? Ya, aku pertamanya ngerasa
bersalah. Pre marital sex itu pengalaman. Jadi.. nikmatin aja!

Bikin jijay aja! Nggak salah deh kalau para seleb itu banyak yang
bikin para muda “jadi bebek” ngikutin semua perilaku dan gaya hidup
mereka. Makanya, banayk para ABG kecil-kecil sudah pengalaman sunsunan
sama ‘pacarnya’!
Itu tadi komentar-komentar vulgar dan bikin risih (bagi yang masih risih) . Di
masyarakat kita sex bebas memang sudah jadi gaya hidup ! Nikah dini juga
yang penting ‘kan udah nikah (formalitas) . Yang menggelikan dan mesti jadi
koreksi. Ada kyai kondang yang dateng di pernikahan mantan artis cilik yang
married by accident. Paling-paling dan lagi-lagi jawabannya , kan mereka
sudah mengakui perbuatannya, mereka kan nggak harus dikucilkan. Dan
yang salah kaprah semacam itu terus di blow-up media. Aturan Islam ?
Ngaak ada! Nggak usah deh mikir jauh-jauh kesana. Kemanusiaan aja lah.
Legalitas sex pra-marital memang didengung-dengungkan
termasuk yang memacari cewek beda agama dikampus dan di sekolahsekolah.
Toleransi katanya. Ini kan cuman masalah hati kata yang lain.
Sayang, masyarakat Islam terlalu lengah dan terlalu “ramah” untuk menerima
banyak strategi penjebolan dan pengikisan aqidah termasuk lewat jalan ini!

Well!!! Masih ada yang mesti kamu ketahui, Sobat. Jangankan
pacaran beda agama, yang agamanya sama aja ga’ boleh! Kita akan bahas
banyak hal dibagian selanjutnya ! Yang penting kalau yang serius kaya’ gini
belum bikin kamu mandeg dari aktivitas rawan z I n a kaya’ pacaran,
sepertinya kalian mesti simak alasan ringan tapi masuk akal yang Insya
Allah bikin kita menertawakan aktivitas ini . Ok ?!!
@@@@@@@








Bagian III
MENERTAWAKAN PACARAN
1. Kenapa siih, Milih pacaran ????
2. Pacaran; Ga’ Jelas Definisinya
3 .Pacaran; ga’ Jelas Ikatannya
4. Makin Mengenal , Emang Iya ?
5. Apa disebaliknya ?
6. Pacaran: Cukupkah Bertanggungjawab Aktivitas ini ?
7. Oiiiiiiii!!! Ternyata CINTA tuh Ga’ Abadi !
8. HATI-HATI Kecanduan CINTA
9. VIRGINITAS, Taruhan Berharga Masa Pacaran!
10. Cuma Sekedar “pacar “? Kesiaaan deh Lu!
11. PACARAN ?? KUNO!!!!!
12. PACARAN ?? Ya…. PA kai CARA Nikah !
13. PACARAN BEDA AGAMA ? AKTIVITAS DOUBLE ZINA!
Be careful! (Especially You, Girls !)
14. Mengapa ‘Jangan Mendekati Zina’? Larangan Pacaran dalam
Islam Memang Nggak Ada! Tapi……..
15. MARI MENERTAWAKAN PACARAN !

BAB III
1.    Kenapa sih, milih pacaran ???

Bab ini memang bikin kamu gregetan kali ya.. (apalagi yang lagi
getol-getolnya pacaran ) Apalagi yang termasuk kategori temperamen tinggi ,
pasti tersinggung. Abis gimana , wong judulnya aja bikin kalian tersipu-sipu.
Atau malah naik pitam ?!
Memang yang bikin buku ini pasti terlanjur bikin kalian panas kuping, nyengir kuda trus ngeluarin semua geraham, gigi susu plus gigi taring. (bagi yang kesindir, sekali lagi : ANDA BERUNTUNG ). Jadi ? terusin aja sekalian bacanya !
Kalau dipikir-pikir, kenapa ya, orang pada milih pacaran? Menurut
hasil survey dan pengamatan perilakau (he..he..) ternyata emang ga’ bisa
lepas itu budaya dari kaum muda kita yang paling demen sama yang
namanya nyerempet-nyerempet bahaya. Tantangan, lagiiii! (gitu katanya)

Pertama,
katanya yang pada pacaran tuh pertanda kalo dia udah
“gedhe” Eleuh-eleuh! Tapi bener juga sih. Kalo diamati emang pacaran tuh
bikin kalian ngerasa sudah fahaaaam banget apa itu hidup. Ceile! Atau …
sebenarnya cuma sok faham ?
Pernah denger ‘kan selentang-selenting disekitar kita apalagi yang
pada mabok kepayang sama budaya sono , sweet seventeen ....! Katanya,
kalo umur kita tujuh belas tahun keatas tuh sudah boleh mau ngapa-ngapain
juga. Mau nonton filem-filem yang bikin ehm juga boleh, mau dugem sampai
malem juga boleh, kalo ditegur ortu ?? jawabnya pasti kaya di sinetronsinetron
ABG itu, yang bisa kalian pantengin di Prime time, diwaktu-waktu
yang kudunya kita belajar. Gini jawabnya, “kita kan bukan anak kecil lagi!”
Nah lo!
Nah , pas sweet seventeen itu, katanya kita sudah boleh punya
“gandengan” (emangnya truk). Ortu kita kebanyakan sama memberi lampu
hijau. Malah, kayaknya wagu kalau kita ga’ ada yang “nembak” pas masih
ABG. Masa muda kurang bahagia ? ha..ha... emang iiya ?
Emang sih, nggak salah , kaum muda kita udah semakin cepet
dewasa. Pertumbuhan hormonal kita sudah semakin cepat. Itu juga gara-gara
konsumsi kita ke hal-hal yang dulunya dianggap tabu sekarang mah ayo’
aja!

Kalian yang sudah dewasa secara fisik (ngerti doong maksudnya)
kaya’nya selalu cenderung buat mencari perhatian yaa , sama LJ ( lawan jeniz). Makanya kalian jadi super pede gitu! Apalagi buat yang pada
menganut aliran bahwa pacaran adalah salah satu agenda wajib masa muda!
Wah pasti ga’ mau kalah berkompetisi cari gebetan paling keren. Alahalah....!
Emang salah kaprah. Kalian selalu mencari-cari alasan buat pacaran
ya.. ini salah satunya ; kan udah gedhe. Gedhe fisik iya ! tapi tanggung
jawabnya ? Huh!

Kedua, nyari hiburan. Glek! Bener kok. Nggak ‘ caya? Orangorang
yang dirumahnya udah diliputi kasih sayang ortu, hangat sama adek
kakak, pasti deh prosentase keinginan buat pacarannya lebih kecil dari pada
(sori) yang broken home, ortunya jarang dirumah, nggak asyik sama adek,
kakak, kakek nenek, pembantu (he..he.. semua bala kurawa keluarga lah
pokoknya)
Alhasil, mereka yang kurang beruntung dikeluarganya nyari
hiburan ya, diluaran. Apalagi usia-usia ABG biasanya lebih kuat tarikan ke
lingkungan teman sebaya. Lha apalagi kalau semua temen sebayanya doyan
pacaran ? kena doong!
Kalian yang pada pacaran, kebanyakan dari kalian pasti paling
demen curhat sama yayang mu kan ? (hayo ngaku!) Seolah dunia milik
kalian berdua. Gubrak! (yang lain ngontrak). Trus, kalian lebih banyak
seneng-senengnya ‘kan ? ngaku aja! Lha wong kalian (kalau masuk kategori
yang kedua ini) kan niat pacarannya nyari seneng, makanya kalian juga pasti
maunya dapat yang senang-senang. Rugi doong kalo pacar kamu malah
bikin stres. Makanya, kalian nyari-nyari cara paling romantis , runtang-runtung
kaya’ truk gandeng, mojok, nggak perduli semua orang pada jijay ngeliat
prilaku kalian....

Tapi, liat aja kalau pacar kamu yang ngedapetinnya kadang
sampai ngabisin kocek itu salah dikiiit aja, pasti kalian pada meletup-letup
kaya’ meriam. Maklum, dua-duanya masih pada pengen menang sendiri.
Setelah itu baikan lagi Wha..ha..ha... kaya’ anak kecil ‘kan ? Maklum lah
apalagi kalau dua-duanya juga punya ‘orientasi’ sama diatas: sumpek
dirumah cari diluaran. Praktis, ga’ mau kalah. Atau juga kalau kalian
sebenarnya punya ambisi yang beda, ya wis ! jadi perang terus!
Alaaah udah lah pokoknya yang pacarannya nyari senengseneng
juga nggak selamanya dapet seneng, apalagi kalau senengsenengnya
kelewatan sampai horor!

Ketiga.yang ini alasannya dibilang agak “ logis” katanya pacaran
tuh buat ‘penyemangat” belajar lah, katalisator jadi lebih baik lah, suporter . Ih
yang benar saja ! Apa iya pacaran bikin semangat belajar ? (emang energi
drink?) Tapi emang ini yang paling sering di akui secara jama’ sama temen-Temen kita. Gimana enggak? yang biasanya lelet , males bin suntuk sama
yang namanya ruang kelas, sekolah dan semacamnya tiba-tiba jadi bener-bener ekstra joooos! Rajin skul, catetan rapih Brubaaah! kaya’ ksatria baja
hitam.
Alasannya ? ya pasti buat ehm ... jaim (jaga image) sama si pencuri hati .Walah!

Jangan dikira yang pacaran tuh cuma temen-temen yang umum,
anak-anak yang pada ngaku-ngaku aktivis masjid, Rohis, LDK juga banyak
yang nyuri-nyuri kesempatan pakai begaya berpacaran “islami” segala. Jadi
getol kemasjid, ikut kajian ternyata lagi mantengin sang Idol Boy atawa Idol
Girl. HHhh... payah ,deh! kalau aktivisnya aja masih kaya’ begini. Ketawain
yUUUUUUk!

Sekali lagi, emang bener pacaran bikin semangat belajar dan semacamnya? Kaya’nya ini alasan yang tidak terlalu benar . Lebih banyak nggak benarnya gitu! Apa iya orang bisa konsen belajar wong tiap detik begitu berharga untuk dilewatkan tanpa mantengin wajah kekasihnya?

Apalagi yang sesumbar makan ga’ enak, tidur ga’ nyenyak lah apalagi belajar!
He..he.. (yang nulis tega banget ,yaa! ) Biarin.
Praktis semua pelajaran hafal diluar kepala alias menguap.
Ssssst lagian, orang-orang yang jatuh cinta tuh menurut penelitian, ngeluarin
hormon yang bikin bodho . Maksudnya hormon itu sama dengan hormon
yang mempengaruhi orang yang lagi fly akibat nge-drug. Makanya otak
kirinya ga’ kerja. ‘caya ga’ ‘caya buktiin aja (eh jangan buktiin dengan pacaran
apalagi sambil nge-drug. Ingat mereka dua sejoli ! ).Gitu kok bikin alasan
pembenar bahwa pacaran atau hubungan nggak syar’i sebelum halal
 (baca:nikah) ini bikin orang semangat belajar. Huh bohong banget tuuuh!
Kalaupun ada orang yang tetap pintar dan jadi primadona kelas
mesti sudah jungkir balik pacaran, itu juga karena memang sudah dari
sononya dia pinter. Lagian, banyak juga kok para muda yang bilang kalau
aktivitas yang satu ini (pacaran) bener-bener buang waktu, tenaga dan....duit !
he..he...banyak yang malah jeblok karena pacaran . ‘BETTul nggak?
Kalaupun ada yang sekolah, kuliah, belajar disambi pacaran (atau malah pacaran disambi belajar?) dan tetap pintar, ini bukan alasan pemaaf
apalagi pembenar untuk melakukan aktivitas ini. Yang jelas kalaupun ada
yang pada punya pacar trus jadi tambah alim, tambah pinter, tambah yang
baik-baik justru kaya’nya perlu dipertanyakan lagi. Perubahan pada diri kita itu
karena apa?

Kalau jadi lebih rajin, lebih sholeh-sholihah, lebih pinter, lebih rajin
dateng kajian karena ada makhluk yang kita jadikan pujaan. Aduuh sayang
sekalleee!! Sudah belum tentu dapet respon dari para malaikat (karena ga’
ikhlas), trus kalau makhluk yang kalian cari perhatiannya itu ternyata biasa
aja, pasti kalian akhirnya dongkol, sebel, ujung-ujungnya mogok ngelakuin
hal-hal baik tadi.Kesimpulannya? RIYA’... syirik kecil! Hati-hati sebab berarti
kita sudah terjebak pada pemujaan selain Allah.

Sesungguhnya segala sesuatu tergantung pada
niatnya.maka, barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan
Rasul-Nya maka hijrahnya karena Allah dan Rosul-Nya dan
barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin
diraihnya atau wanita yang ingin dinikahinya1 maka hijrahnya
atas apa yang dia hijrah padanya ( H.R. Muttafaq ‘Alaih)

Makanya sobat.... kenapa enggak kita telaah lagi (kita ketawain kalo perlu ) semua aktivitas baku syahwat ini, yang mungkin sekarang kita
lakukan atau baru ingin kita lakukan

2.Pacaran : Ga’ jelas Definisinya!
Melakukan sesuatu yang nggak jelas juntrungnya? Ah, bikin mumet aja. Lha ini dia salah satunya.
Nggak tahu darimana asal istilah “pacaran” itu pertama kali diperdengarkan dan langsung jadi budaya dimasyarakat kita.

Kalau pacar air pasti udah pada ngerti. Ituuu pewarna kuku yang biasa didapat dari menggerus daunnya atau pakai yang udah jadi bubuk. Trus merah  gitu abis itu lama-lama ilang . he...he..
Mungkin definisi pacaran ga’ jauh-jauh dari makna filosofis “pacar air” tadi. Yang mewarnai satu fase hidup kita (fase romantis he..he..)
alu lamalama kalau hilang atau bosan bisa diganti “pacar” yang baru.
1 kalau cewek ya... kerena pria yang ingin dinikahi. Termasuk gebetan yang
lagi disasar he..he...

Menurut yang nulis ini , pacaran itu pengekspresian perasaan “suka” pada lawan jenis trus ditindaklanjuti dengan prilaku-prilaku yang dianggap romantis dan kemudian publik memberikan pengakuan si A pacaran dengan si B. Si A pacarnya si B.
Kalau mau didefinisikan bahwa pacaran adalah proses awal untuk
saling mengenal sebelum menuju pernikahan juga ngga’ sepenuhnya benar .
Apalagi kalau kita hubungkan dengan latar belakang pacarannya
seseorang. Nggak semuanya yang pacaran untuk menikah kan? Lihat saja
bagaimana gencarnya seseorang yang memperjuangkan untuk “memacari”
seseorang ternyata nggak-serius-serius amat kalau udah jadian.
Hhhhhhhhhhhmmmm.
Pacaran yang nggak jelas definisinya itu sebenarnya cuma ekspresi
“mentabayunkan” rasa. I love you. You love me , trus kita JADIAN! Gitu
kan??? Jadi sebenarnya kalau nggak nekat-nekat banget pengen “pacaran”
juga bisa!!

Malah ada yang bikin definisi yang menurut penulis buku ini justru
membelokkan tujuan yang baik. Gini: pacaran pra nikah No! pacaran pasca
Nikah Yes!. Walah
Sudahlah! Pokoknya yang namanya pacaran tuh hubungan laki-laki
perempuan yang bukan mahrom dalam sebuah komitmen selain Nikah! Titik.
Supaya simple dan kita nggak terjebak pada definisi yang mengaburkan.
Sedang setelah menikah (asal dengan cara yang syar’i) kaya’nya terlalu
“mulia” deh kalau kita sebut juga dengan “pacaran”. Sepertinya akan lebih
pas apabila mengenal lebih jau setelah menikah itu kita sebut “ta’aruf kedua”
kali yaaa.... Ketidakjelasan definisi pacaran juga terlihat pada ketidakjelasan
batasannnya.

Apakah dua orang yang saling suka dan mengungkapkannya sudah
bisa disebut pacaran atau bahkan yang lebih dari itu masih juga disebut
pacaran? Makanya, sudahlah.. mendingan kita nggak usah cari-cari
kesempatan untuk ikut bagian orang-orang yang menyuburkan aktivitas baku
syahwat ini . Abis nggak jelas gitu! Lagian peluang nggak baiknya lebih
banyak deh daripada manfaatnya. Gimana?

3.Pacaran : Ga’ Jelas ikatannya

WHY??? TO BE CONTINUEEEE lagi buntu inspirasiiiii.. hehhehe
Tunggu 3 lagi bulan lagi yyak.. J

Nb :
  • Pengalaman Pribadi,
  • Abu Al-Ghifari, Remaja dan Cinta, Memahami Gelora Cinta Remaja dan
menyelamatkannya dari berhala cinta, Mujahid press, 2002
  • Abu Al-Ghifari, Pernikahan Dini, Dilema Generasi Ekstravaganza,Mujahid press, 2002